hai kali ini aku bakal bahas salah satu band yang cukup fenomenal lewat lagu-lagu hitsnya yaitu Coldplay. Coldplay adalah grup musik rock asal Inggris yang dibentuk pada tahun 1996 oleh sang vokalis Chris Martin dan gitaris Jonny Buckland di University College London. Nama pertama kali yang dipakai adalah Pectoralz, setelah Guy Berryman bergabung sebagai bassist, mereka mengubah nama band menjadi Starfish. Kemudian Will Champions bergabung sebagai drummer, melengkapi formasi band ini. Sang manajer, Phil Harvey sering disebut sebagai "unnoficial" anggota kelima. Band mengubah nama mereka menjadi "Coldplay" pada tahun 1998.
Jenis music band ini sendiri mengambil dari music Radiohead, Travis dan U2. Single mereka yang membawa mereka di puncak ketenaran yaitu “Yellow” pada tahun 2000, dan berlanjut dengan debut album mereka yang dirilis pada tahun yang sama, Parachutes, yang dinominasikan untuk Mercury Prize. Coldplay telah merilis lima album sepanjang karir mereka, yaitu Parachutes (2000), A Rush of Blood to the Head (2002), X&Y (2005), Viva la Vida or Death and All His Friends (2008), Mylo Xyloto (2011),A Head Full of Dreams (2015) Album A Head Full of Dreams Band ini sudah memenangkan berbagai award selama karir bermusik mereka, termasuk delapan Brit Awards - memangkan Best British Group tiga kali, lima MTV Video Music Awards, dan tujuh Grammy Awards dari dua puluh lima nominasi. Coldplay sudah menjual lebih dari 60 juta copy rekaman mereka. Pada Desember 2009, pembaca majalan Rolling Stone memilih Coldplay sebagai artist terbaik keempat periode tahun 2000an. Chris Martin dan Jonny Buckland pertama kali bertemu saat masa orientasi di kampusnya University College London (UCL) September 1996. Mereka merencanakan untuk membentuk band dengan nama Pectoralz. Guy Berryman, teman sekelas Martin dan Buckland kemudian bergabung dengan band tersebut. Tahun 1997, band yang sudah berganti nama menjadi Starfish ini manggung di sebuah kafe kecil. Martin juga merekrut teman lamanya Phil Harvey yang kuliah di University of Oxford sebagai manajer band mereka. Formasi band ini pun akhirnya lengkap setelah Will Champion bergabung untuk mengisi pos perkusi yang kosong. Will dibesarkan sebagai seorang pemain piano, gitar, bass, dia kemudian belajar bermain drum walaupun sebelumnya belom pernah bermain drum. Band kemudian mengganti nama mereka lagi menjadi "Coldplay" yang disarankan oleh Tim Crompton, teman satu kampus mereka yang dulu pernah memakai nama itu untuk band-nya yang sudah bubar. Tahun 1997, Martin juga bertemu temannya Tim Rice-Oxley. Saat akhir pekan, mereka meminta masing-masing dari mereka memainkan lagu mereka sendiri di piano. Mendengar alunan piano dan lagu dari Rice-Oxley, Martin tertarik untuk mengajaknya bergabung dengan Coldplay sebagai pemain keyboard tapi Rice-Oxley menolak karena band-nya, Keane, sudah aktif. Tahun 1998, band merilis 500 copy EP (album mini) Safety. Kebanyakan kaset diberikan kepada perusahan rekaman dan teman mereka, hanya 50 copy yang dijual kepada publik. Tahun yang sama pada bulan Desember, Coldplay menandatangani kontrak dengan label Fierce Panda. Rilis pertama mereka bersama label itu adalah EP Brothers and Sisters yang berisi tiga lagu, yang mereka rekam hanya dalam jangka waktu empat hari pada Februari 1999. Setelah menyelesaikan ujian akhir kuliah mereka, Coldplay menandatangani kontrak dengan Parlophone untuk kontrak lima album pada awal tahun 1999. Setelah manggung pertama kali di Glastonbury, band kemudian masuk dapur rekaman lagi untuk merekam EP ketiga mereka berjudul The Blue Room. 5000 copy dijual kepada publik mulai bulan Oktober, dan single "Bigger Stronger" masuk ke BBC Radio 1. Sesi rekaman EP The Blue Room ini tidak berjalan mulus. Will hampir dikeluarkan selamanya dari band, tapi Martin memintanya kembali lagi. Will hampir dikeluarkan karena pergi ke pesta minum-minuman keras. Akhirnya, band menyatukan perbedaan mereka dan membuat beberapa aturan baru untuk membuat band tetap utuh. Terinspirasi band seperti U2 dan R.E.M., Coldplay memutuskan untuk mengoperasikan band dengan prinsip demokrasi (keuntungan yang didapat akan dibagi, Guy, Will dan Jonny menerima masing-masing 20% dan Chris menerima 40%). Selain itu, band juga menetapkan siapapun yang memakai narkoba kelas berat akan dikeluarkan dari band. Meskipun sudah dikenal oleh masyarakat luas, Coldplay tetap menjaga bagaimana musik mereka digunakan media, mereka menolak musiknya untuk dipakai iklan produk tertentu. Coldplay pernah menolak kontrak bernulai jutaan dollar dengan Gatorade, Diet Coke, dan Gap, yang ingin menggunakan lagu mereka "Yellow", "Trouble", dan "Don't Panic". Chris Martin berkata "Kami tidak akan mampu hidup dengan diri kami sendiri jika kami menjual makna sebuah lagu seperti itu." Pada tahun-tahun awal, Coldplay menjadi sangat dikenal media karena menyumbangkan 10% dari pendapatan mereka untuk amal, yang masih mereka lakukan sampai sekarang. Guy Berryman mengatakan, "Anda bisa membuat orang menyadari sebuah masalah. Ini bukan usaha yang banyak bagi kami, tapi jika ini bisa membantu orang, maka akan kami lakukan." Coldplay juga meminta semua hadiah yang diberikan kepada mereka disumbangkan untuk amal. Pada Juni 2009, Coldplay mulai mendukung program Meat Free Monday, sebuah kampanye yang dimulai oleh Paul McCartney yang diharapkan bisa membantu memperlambat perubahan iklim dengan memberikan setidaknya satu daging gratis setiap pekan. Dari tanggal 17 sampai 31 Desember 2009, Coldplay melelang sejumlah barang kenangan mereka, termasuk gitar pertama mereka. Uang yang dihasilkan kemudian disumbangkan untuk Kids Company, sebuah lembaga yang mengelola anak-anak kurang beruntung di London. Sebulan kemudian pada Januari 2010, Coldplay menampilkan lagu "A Message", yang diganti judulnya menjadi "A Message 2010", pada acara Hope For Haiti Now, mereka mengumpulkan uang untuk korban gempa Haiti tahun 2010. Pada tahun 2011 Coldplay mendukung lagu "Freefom for Palestine" dengan memosting link video-nya di facebook. Kurang dari satu hari, sudah ada 12.000 komentar di post tersebut. Beberapa orang mengancam untuk memboikot Coldplay, dan sebuah grup Facebook dibuat untuk meminta Coldplay minta maaf kepada Israel. Post itu akhirnya dihapus dari facebook mereka. Menurut Frank Barat dari OneWorld, post tersebut tidak dihapus oleh pihak Coldplay, tapi oleh Facebook setelah ribuan orang melaporkannya. Album Artists menggelar pameran seni Mylo Xyloto di Proud Gallery, Camden untuk mendukung amal kepada Kids Company pada bulan November sampai Desember 2012. Pameran ini sukses memperoleh dana £610.000 untuk anak-anak kurang beruntung di London. Sumber Terkait: http://farismufc.blogspot.co.id/2013/06/sejarah-terbentuknya-coldplay.html http://profilbands.info/pofil-band-coldplay/








1 komentar:
wow band favorite gue nih
Posting Komentar